Jembatan Strategis Iran Dibom AS, Trump Ultimatum: Segera Berunding atau Hancur

oleh
oleh

TEHERAN – Militer Amerika Serikat (AS) membombardir salah satu jembatan strategis di Iran hingga hancur pada Kamis, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Teheran.

Serangan tersebut menyasar jembatan B1 di Karaj, sekitar 35 kilometer barat daya Teheran. Rekaman pengeboman yang diunggah Trump di media sosial menunjukkan asap tebal mengepul dari lokasi.

Trump memperingatkan bahwa serangan lanjutan akan terus dilakukan apabila Iran tidak segera bersedia berunding untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima minggu.

“Jembatan terbesar di Iran runtuh, tidak akan pernah digunakan lagi—Masih banyak lagi yang akan menyusul! SUDAH SAATNYA IRAN MEMBUAT KESEPAKATAN SEBELUM TERLAMBAT, DAN TIDAK AKAN ADA YANG TERSISA DARI APA YANG MASIH BISA MENJADI NEGARA YANG HEBAT!” tulis Trump, dikutip dari laporan AFP.

Sebelumnya, Trump juga mengancam akan menggempur Iran hingga “kembali ke Zaman Batu” jika tidak menghentikan konflik.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan terhadap jembatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian serangan gabungan AS dan Israel.

Situasi di kawasan pun semakin memanas, dengan potensi eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah apabila kedua pihak tidak segera mencapai kesepakatan.

Baca Berita lainnya :  Jamuan Kenegaraan di Blue House, Presiden Prabowo Tegaskan Persahabatan Indonesia–Republik Korea

No More Posts Available.

No more pages to load.