SEMSITV.COM – Pemerintah resmi telah merancang penyesuaian alokasi dana untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tertuang di dalam dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) untuk tahun anggaran 2027.
Berdasarkan postur anggaran terbaru tersebut, pemerintah memangkas alokasi dana program MBG menjadi Rp240,2 triliun. Angka yang ditetapkan ini tercatat lebih rendah apabila dibandingkan dengan postur anggaran MBG pada tahun 2026 yang sebelumnya menyentuh angka Rp268 triliun.
Selain penyesuaian pada sisi nominal anggaran, pemerintah juga melakukan rasionalisasi terhadap jumlah target penerima manfaat dari program pemenuhan gizi ini. Untuk pelaksanaan pada tahun 2027 mendatang, program MBG diproyeksikan akan menjangkau sebanyak 72,1 juta jiwa penerima manfaat.
Target demografis ini mengalami penurunan dari proyeksi sasaran pada tahun 2026 yang sebelumnya dipatok pada angka 82,9 juta penerima. Jika dikalkulasikan secara persentase, terdapat pemangkasan anggaran sekitar 10,4 persen atau setara dengan Rp27,8 triliun, yang berjalan beriringan dengan penyusutan jumlah sasaran penerima sekitar 13 persen atau berkurang sebanyak 10,8 juta jiwa.
Meskipun terdapat penyesuaian angka dan target sasaran, pemerintah menegaskan bahwa esensi dan tujuan utama dari program MBG tidak mengalami pergeseran.
Kebijakan afirmatif ini tetap diarahkan secara presisi untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi harian masyarakat dari berbagai lapisan rentan.
Fokus utamanya mencakup kelompok balita, anak-anak pada usia sekolah, hingga kelompok perempuan yang berstatus sebagai ibu hamil dan ibu menyusui di seluruh penjuru Tanah Air.





