Helmi Hasan: Dari Politikus Daerah hingga Memimpin Bengkulu

oleh
oleh

Nama Helmi Hasan bukan sosok baru dalam politik Bengkulu. Karier politiknya tumbuh dari level daerah sebelum akhirnya terpilih sebagai Gubernur Bengkulu hasil Pilkada 2024 bersama wakilnya, Mian.

Helmi lahir di Lampung Selatan pada 29 November 1979. Meski lahir di luar Bengkulu, perjalanan pendidikan dan aktivitas politiknya banyak berlangsung di provinsi tersebut. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Bengkulu pada 2001.

Semasa kuliah, Helmi aktif di organisasi kemahasiswaan, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam. Aktivitas organisasi itu menjadi salah satu pintu masuknya ke dunia politik.

Karier politiknya dimulai ketika terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bengkulu pada 2004. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional Bengkulu.

Pada 2009, Helmi naik ke tingkat provinsi setelah terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu dan menjabat Wakil Ketua DPRD. Di internal partai, pengaruhnya juga menguat setelah ditunjuk menjadi Ketua DPW PAN Bengkulu pada 2010.

Helmi kemudian maju dalam Pemilihan Wali Kota Bengkulu 2012 berpasangan dengan Patriana Sosialinda. Pasangan itu memenangkan pemilihan dan Helmi dilantik sebagai Wali Kota Bengkulu pada 2013.

Selama dua periode memimpin Kota Bengkulu, Helmi dikenal melalui sejumlah program sosial dan pelayanan publik. Beberapa kebijakannya menitikberatkan pada bantuan masyarakat, pelayanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur kota.

Pada Pilgub Bengkulu 2020, Helmi Hasan sempat maju sebagai calon gubernur. Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dari pasangan petahana yang dipimpin Rohidin Mersyah.

Empat tahun kemudian, Helmi kembali bertarung dalam Pilgub Bengkulu 2024 bersama Mian. Kali ini, pasangan tersebut berhasil memenangkan pemilihan dan mengantarkan Helmi ke kursi gubernur.

Selain aktif di politik, Helmi Hasan juga dikenal sebagai adik kandung Zulkifli Hasan.

Baca Berita lainnya :  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Dalam laporan harta kekayaan yang disampaikan ke KPK, Helmi tercatat memiliki aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan, serta harta lainnya dengan nilai miliaran rupiah.

Kini, sebagai Gubernur Bengkulu periode 2025–2030, Helmi Hasan menghadapi tantangan pembangunan daerah, mulai dari penguatan ekonomi hingga peningkatan pelayanan publik di Bengkulu. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.