Kemenhub Perkuat Transportasi Laut Berbasis Animal Welfare Jaga Kualitas Pangan Nasional

oleh
oleh

SEMSITV.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerapkan konsep animal welfare dalam distribusi ternak laut sebagai bagian dari strategi menjaga kualitas pangan nasional. Melalui enam kapal ternak Camara Nusantara, hewan ternak dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali dikirim ke Jakarta dengan standar kesejahteraan hewan yang lebih terjaga.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Budi Mantoro menjelaskan bahwa Kemenhub menyediakan enam kapal ternak Camara Nusantara 1 hingga Camara Nusantara 6 untuk mendukung distribusi sapi dari wilayah seperti Bima dan NTT ke Jakarta.

“Jadi kita menyediakan enam kapal untuk mengangkut ternak. Ada namanya kapal Camara Nusantara 1 sampai 6 yang membawa ternak sapi dari Bima atau daerah NTT ke Jakarta. Kapal ternak ini digunakan agar sapinya itu tetap sehat terus bobotnya tidak menyusut atau berkurang,” ujar Budi dalam podcast HubTalks episode 24, Selasa (30/6).

 

Keenam kapal ini melayani rute tetap dari dua Pelabuhan utama, yakni Kupang di Nusa Tenggara Timur untuk lima kapal, dan Kwandang di Gorontalo untuk satu kapal, dengan tujuan tersebar di berbagai wilayah seperti Jakarta, Banjarmasin, Samarinda, dan Balikpapan.

Menurut Budi, kapal ternak tersebut tidak sama dengan kapal angkutan biasa. Sarana ini dibuat agar sapi tetap berada dalam kondisi sehat selama pelayaran antarpulau. Ia menegaskan bahwa kapal ternak Camara Nusantara dilengkapi fasilitas khusus untuk mendukung kesejahteraan hewan selama perjalanan.

“Kapalnya itu memang berbentuk seperti kandang-kandang. Ada blower dan dokter hewannya. Ada juga petugas khusus yang mengurusi setiap saat,” ungkap Budi.

Fasilitas tersebut memungkinkan sirkulasi udara tetap terjaga dan kondisi kesehatan sapi dapat dipantau secara rutin. Kehadiran dokter hewan dan petugas khusus menjadi bagian penting agar ternak tidak mengalami stres berlebihan selama pengiriman.

Baca Berita lainnya :  Peran Media dalam Mewujudkan Pembangunan Daerah di Era Digital

Penerapan animal welfare dalam distribusi hewan ternak tidak hanya berfokus pada kesehatan hewan, tetapi juga berdampak pada kualitas daging yang diterima konsumen. Dengan kondisi hewan ternak yang tetap sehat dan bobot yang tidak menyusut, kualitas pangan dapat lebih terjaga saat tiba di Jakarta.

Program ini juga berjalan dengan dukungan subsidi negara. Biaya operasional kapal ternak mendapat subsidi dari Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam sistem logistik nasional. Melalui subsidi angkutan laut, distribusi ternak dapat dilakukan dengan efisien dan terintegrasi dari daerah sentra produksi ke wilayah konsumen.

Selain kapal ternak, Kemenhub juga menjalankan program subsidi angkutan laut lainnya, seperti angkutan perintis dan subsidi angkutan barang ke wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan). Ke depan, dengan permintaan yang terus meningkat, terutama menjelang musim puncak seperti momen Idul Adha, perluasan trayek dan penambahan armada menjadi salah satu opsi yang terus dikaji Kemenhub untuk memastikan distribusi ternak antarpulau tetap berjalan dengan standar kesejahteraan hewan yang terjaga, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.