Kemenpora dan Dispora DKI Jakarta Perkuat Penggerak Olahraga Disabilitas melalui ToT BERDAYA

oleh
oleh

SEMSITV.COM – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta menggelar Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA DKI Jakarta 2026 di Jakarta, Selasa-Rabu, 29–30 September. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas penggerak olahraga disabilitas di daerah.

Sebanyak 115 peserta yang terdiri atas atlet, mantan atlet, pelatih, penggerak, dan pemangku kepentingan olahraga disabilitas mengikuti kegiatan tersebut. Peserta mendapatkan materi teori dan praktik mengenai olahraga adaptif, metodologi pelatihan, serta klasifikasi olahraga disabilitas dari pakar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan classifier profesional NPC Indonesia.

Mewakili Kepala Dispora DKI Jakarta, Subkel Olahraga Layanan Khusus Dispora DKI Jakarta Hamdillah mengatakan kegiatan tersebut penting untuk memperkuat kapasitas penggerak olahraga disabilitas di lapangan.

“Prinsip kesetaraan tanpa diskriminasi senantiasa dikedepankan dalam pembangunan keolahragaan di DKI Jakarta. ToT ini membekali para penggerak di lapangan dengan pemahaman olahraga adaptif, metodologi pelatihan, hingga tata cara klasifikasi dan identifikasi bakat,” ujar Hamdillah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Tutut Bina Sulistyowati, menekankan pentingnya memperkuat pembudayaan olahraga sejak tingkat masyarakat.

“Penguatan fondasi pembudayaan olahraga di tingkat paling dasar (grassroots) sangat krusial. Kita ingin membudayakan olahraga terlebih dahulu agar partisipasi masyarakat disabilitas meningkat pesat,” ujar Tutut.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Heru Komarudin mengatakan program BERDAYA diarahkan untuk memperluas peran penggerak olahraga di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan penggerak di lapangan dapat membantu mengajak lebih banyak penyandang disabilitas untuk aktif berolahraga sekaligus membuka peluang pencarian bakat.

Program tersebut mendapat respons positif dari peserta. Jeni Susilo, perwakilan NPC DKI Jakarta dari cabang para-atletik, menilai materi klasifikasi fungsional disabilitas memberikan wawasan yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembinaan di lapangan.

Baca Berita lainnya :  Serap Masukan Daerah, DPR Dorong Kesiapan Pemasyarakatan Hadapi KUHP–KUHAP Baru

Melalui ToT BERDAYA, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk memperluas partisipasi olahraga disabilitas di lingkungan masing-masing.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.