Kemenpora Tuntaskan BERDAYA, 2.042 Penggerak Olahraga Disabilitas Dilatih di 16 Daerah

oleh
oleh

SEMSITV.COM – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) melalui Kedeputian Bidang Pembudayaan Olahraga menuntaskan program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di 16 titik pelaksanaan sepanjang 2026.

Program yang dirancang untuk membangun ekosistem olahraga disabilitas berbasis komunitas tersebut berhasil melampaui target. Sebanyak 2.042 peserta mengikuti ToT, atau lebih tinggi dari target 2.000 penggerak olahraga disabilitas.

ToT BERDAYA dilaksanakan di Majalengka, Bandung, Semarang, Mojokerto, Tangerang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cilacap, Kota Kediri, Kabupaten Garut, Yogyakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pati, Kabupaten Klaten, dan DKI Jakarta.

Program ini tidak berhenti pada pelatihan peserta. Konsep BERDAYA dirancang untuk menciptakan multiplier effect, yakni mendorong para penggerak yang telah mendapatkan pembekalan untuk melatih dan menggerakkan masyarakat disabilitas di daerahnya masing-masing.

Dalam rekapitulasi program, tercatat 9.329 masyarakat disabilitas telah mendapatkan pelatihan sebagai dampak lanjutan dari program ToT. Angka tersebut menunjukkan proses transformasi dari peserta pelatihan menjadi penggerak di komunitas mulai berjalan.

Materi yang diberikan dalam ToT mencakup olahraga adaptif dan para sport, klasifikasi para sport, metodologi pelatihan disabilitas, pemberdayaan olahraga BERDAYA, identifikasi bakat atlet disabilitas, praktikum olahraga adaptif, hingga uji kompetensi.

Melalui materi tersebut, peserta tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga keterampilan untuk menerapkannya di lapangan. Proses pelatihan meliputi kehadiran, penyampaian materi, praktik, diskusi, simulasi, hingga microteaching. Peserta kemudian diarahkan untuk melakukan aktualisasi melalui kegiatan olahraga bagi penyandang disabilitas, aktivasi komunitas, serta pelatihan dan pembinaan calon atlet.

Untuk memastikan kualitas peserta, BERDAYA memiliki beberapa skema sertifikasi. Peserta yang mengikuti ToT sesuai ketentuan mendapatkan sertifikat peserta, sementara peserta yang memenuhi hasil asesmen dapat memperoleh Sertifikat Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas. Program ini juga menyediakan sertifikat bagi trainer atau narasumber penggerak olahraga disabilitas daerah.

Baca Berita lainnya :  Pascagempa Flores, Pemerintah Perkuat Sistem Peringatan Dini Tsunami untuk Lindungi Masyarakat

Kemenpora juga menilai aktualisasi para penggerak berdasarkan kualitas kegiatan, jumlah dan keberagaman peserta penyandang disabilitas, keterlibatan pemangku kepentingan, inovasi olahraga adaptif, dokumentasi dan pelaporan, serta potensi keberlanjutan kegiatan.

Melalui BERDAYA, Kemenpora ingin memastikan pelatihan menghasilkan manfaat yang lebih luas. Peserta diharapkan mampu menjadi penggerak baru yang melatih masyarakat lainnya, sehingga semakin banyak penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan untuk berolahraga.

Program yang diampu oleh Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga disabilitas yang inklusif, dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses olahraga hingga ke tingkat komunitas.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.