Tomohon, Sulawesi Utara — Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Rindam XIII/Merdeka di Tomohon, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan revitalisasi fasilitas pendidikan dan pembinaan prajurit TNI.
Dalam arahannya, Menhan menegaskan program revitalisasi Rindam merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana pembentukan prajurit TNI yang profesional dan siap menghadapi tantangan pertahanan negara.
Menurut Sjafrie, revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat sistem pembinaan prajurit guna mendukung pembangunan kekuatan pertahanan nasional.
“Fokus revitalisasi mencakup penyediaan fasilitas pendidikan dan pembinaan yang lebih modern serta memadai guna mendukung proses pembentukan prajurit TNI yang profesional, disiplin, dan memiliki kesiapan tinggi,” ujar Menhan.
Kementerian Pertahanan, lanjut Sjafrie, secara bertahap terus melengkapi fasilitas pendidikan di berbagai Rindam di seluruh Indonesia agar proses pendidikan pertama prajurit dapat berjalan lebih optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan juga memberikan motivasi kepada para siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata). Ia meminta para calon prajurit menjaga disiplin, mental, dan semangat selama menjalani pendidikan militer.
“Jalani pendidikan ini dengan penuh semangat dan rasa bangga. Kalian sedang dipersiapkan menjadi Prajurit Sapta Marga yang tangguh, profesional, serta selalu setia kepada bangsa dan negara,” pesan Sjafrie.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pertahanan melalui peningkatan fasilitas pendidikan dan pembentukan karakter prajurit sejak tahap dasar.
Dalam kegiatan tersebut, Menhan turut didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan, Pangdam XIII/Merdeka, serta Komandan Rindam XIII/Merdeka.






