Menpar Widiyanti: Mari Sebarkan Berita Baik Tentang Pariwisata Indonesia

oleh
oleh

JAKARTA — Dalam sambutannya saat membuka Indonesia Tourism Outlook 2026 yang diinisiasi oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Jakarta, Rabu (29/10/2025), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pariwisata telah diakui sebagai mesin pertumbuhan ekonomi dunia yang vital, dengan dampak sosial yang luas dan signifikan.

Dalam forum yang dihadiri para pelaku industri pariwisata, akademisi, dan jurnalis itu, Widiyanti menyampaikan optimismenya terhadap masa depan pariwisata Indonesia. Ia menilai, di tengah tantangan global dan perubahan tren wisata dunia, Indonesia memiliki kekuatan besar untuk terus tumbuh — asal mampu menjaga narasi positif tentang negerinya sendiri.

“Saya berharap rekan-rekan wartawan terus menyebarkan berita baik serta mempromosikan pariwisata Indonesia agar dunia mengenal negeri ini melalui keindahan alam, keramahan bangsa, dan kekayaan budayanya,” ujar Widiyanti, yang disambut tepuk tangan hangat para peserta.

Menurut Widiyanti, sektor pariwisata bukan hanya tentang perjalanan dan liburan, tetapi juga tentang kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti peran pariwisata dalam membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat identitas budaya bangsa.

“Pariwisata adalah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Ia mempersatukan ekonomi, sosial, dan budaya dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” jelasnya.

Widiyanti menambahkan, dalam skala global, sektor pariwisata kini menyumbang lebih dari 10 persen terhadap PDB dunia. Karena itu, menjaga reputasi dan citra positif Indonesia di mata wisatawan internasional menjadi bagian dari strategi ekonomi nasional.

Dalam sambutannya, Widiyanti juga memberikan penekanan khusus pada peran media. Ia mengajak insan pers, khususnya wartawan pariwisata, untuk menjadi duta informasi yang menginspirasi.

“Kita punya banyak cerita baik tentang pariwisata Indonesia — tentang keramahan masyarakat, inovasi desa wisata, keindahan alam, dan kearifan lokal. Dunia harus tahu semua itu melalui pemberitaan yang positif dan membangun,” ucapnya.

Baginya, menyebarkan berita baik bukan berarti menutupi kekurangan, melainkan menguatkan semangat untuk memperbaiki dan berbenah. Ia percaya, narasi positif akan menjadi energi yang mendorong kolaborasi dan kepercayaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Berita lainnya :  Menhan Tinjau Industri Galangan Kapal di Batam, Dorong Kemandirian Pertahanan Maritim

Dalam forum tersebut, Menteri Widiyanti juga memaparkan tiga tren global yang akan membentuk arah pariwisata dunia menuju tahun 2026: wisata berkelanjutan (sustainability) yang semakin menjadi standar baru; dominasi Generasi Z dan milenial sebagai segmen wisatawan terbesar yang mencari pengalaman otentik; serta pergeseran pasar wisata dari Eropa dan Amerika ke kawasan Asia dan Timur Tengah.

“Perubahan tren ini adalah peluang besar. Indonesia memiliki semua unsur untuk menjadi pemimpin wisata berkelanjutan di kawasan,” ujarnya optimistis.

Forum Indonesia Tourism Outlook 2026 menjadi ruang refleksi bersama antara pemerintah dan media. Widiyanti menyebut Forwaparekraf sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi positif yang memperkuat reputasi pariwisata nasional.

“Media adalah jendela bangsa. Melalui tulisan, gambar, dan cerita yang baik, dunia bisa melihat betapa indah dan damainya Indonesia,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.