Peluang Luar Negeri Terbuka, Pemerintah Perkuat Kompetensi Lulusan SMK

oleh
oleh

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indonesia memiliki kualitas unggul untuk bersaing di pasar kerja internasional.

Selain kemampuan teknis, karakter, budaya kerja, dan profesionalisme menjadi nilai tambah yang membuat tenaga kerja Indonesia semakin diminati, terutama melalui program SMK Go Global. Program ini menyiapkan lulusan vokasi agar siap bekerja di luar negeri, mulai dari keterampilan teknis, bahasa, hingga adaptasi budaya kerja.

Menko Muhaimin menyampaikan hal tersebut saat Pelepasan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Sebanyak 200 calon PMI diberangkatkan melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) sektor manufaktur.

“Talenta-talenta kita memiliki kultur yang baik, profesionalitas terukur, dan akhlak yang baik. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” ujar Menko PM.

Program SMK Go Global juga didukung pembiayaan CSR BUMN, sekaligus menjadi stimulus agar tenaga kerja Indonesia mempersiapkan diri dengan standar kompetensi global. Pemerintah menekankan perlindungan bagi PMI melalui BPJS Ketenagakerjaan dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keamanan dan kepastian pendapatan.

Menko Muhaimin menambahkan, penguatan talenta SMK bagian dari transformasi pendidikan dan ketenagakerjaan nasional, melalui pendekatan link and match agar lulusan vokasi relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional.

“Para PMI harus bekerja dengan percaya diri dan menjaga nama baik bangsa di manapun berada. Ini juga bukti bahwa Indonesia memiliki tenaga kerja yang kompetitif dan siap mengambil peran strategis di kancah global,” tutup Menko PM.

Baca Berita lainnya :  Jakarta Wajibkan Gedung Bertingkat Terhubung CCTV Pemprov

No More Posts Available.

No more pages to load.