Quraish Shihab Tekankan Pesan Kedamaian Al-Qur’an dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara

oleh
oleh

JAKARTA – Ulama dan cendekiawan Muslim Muhammad Quraish Shihab menegaskan bahwa kedamaian merupakan pesan utama yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Hal tersebut disampaikan dalam ceramah pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3).

Acara tersebut turut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sejumlah tokoh agama, serta pejabat negara.

Dalam ceramahnya, Quraish Shihab menjelaskan bahwa Al-Qur’an menempatkan perdamaian sebagai tujuan penting dalam kehidupan manusia. Menurutnya, kedamaian tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi juga merupakan tuntunan ajaran agama.

“Allah Swt mewajibkan kita mewujudkan kedamaian. Kedamaian bermula dari jiwa kita. Kedamaian dari jiwa itu kemudian menyebar ke tengah masyarakat dan bahkan ke seluruh dunia,” ujar Quraish Shihab.

Ia menambahkan bahwa perdamaian merupakan dambaan seluruh umat manusia dan menjadi pesan kuat dalam ajaran Al-Qur’an. Bahkan, ketika pihak yang dianggap sebagai lawan mengajak untuk berdamai, umat diajarkan untuk menerima ajakan tersebut.

“Kedamaian adalah dambaan semua manusia, dambaan semua agama. Sedemikian penting kedamaian ini sampai Al-Qur’an menyatakan bahwa apabila musuh mengajak kamu untuk berdamai, maka terimalah perdamaian itu,” jelasnya.

Quraish Shihab juga menegaskan bahwa upaya mewujudkan kedamaian harus berjalan seiring dengan penegakan keadilan.

“Kita ingin damai, tetapi kita tidak ingin mengorbankan keadilan. Kita ingin damai, tetapi keadilan pun hendaknya tetap ditegakkan,” ujarnya.

Pada akhir ceramahnya, Quraish Shihab menyampaikan doa dan harapan bagi kepemimpinan Presiden Prabowo agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan amanah untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat.

Doa tersebut, menurutnya, terinspirasi dari doa gurunya Muhammad Mutawalli al-Sha’rawi kepada pemimpin Mesir tentang hakikat kekuasaan sebagai amanah dari Tuhan untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Baca Berita lainnya :  BKPRMI Dorong Sinergi Ketahanan Pangan dan Perhatian Insentif Guru Ngaji

Menanggapi ceramah tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas pesan-pesan yang disampaikan Quraish Shihab, khususnya mengenai makna perdamaian, keadilan, dan amanah kepemimpinan.

Presiden menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah besar yang bersumber dari Tuhan dan harus dijalankan untuk membela kebenaran serta menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat.

“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari Yang Maha Kuasa. Kekuasaan itu adalah penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, serta membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” ujar Presiden.

Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H tersebut menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh elemen bangsa untuk semakin meneguhkan nilai-nilai kedamaian, keadilan, dan persatuan sebagaimana pesan universal Al-Qur’an sebagai rahmat bagi seluruh alam.

No More Posts Available.

No more pages to load.