Banjir Parah Rusak Rumah Ibadah dan Lembaga Pendidikan, Kankemenag Jakut Lakukan Pendataan

oleh
oleh

Jakarta Utara – Banjir yang melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta meninggalkan dampak serius terhadap berbagai sarana ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan. Sejumlah masjid, musala, gereja, madrasah, hingga lembaga pendidikan Islam dilaporkan mengalami kerusakan dan gangguan aktivitas.

Menindaklanjuti permintaan pendataan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Utara bergerak cepat melakukan inventarisasi sarana dan prasarana terdampak banjir, Ahad (25/1/2026).

Kepala Kankemenag Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, menginstruksikan seluruh satuan kerja di bawah naungannya untuk segera melaporkan data kerusakan lengkap dengan eviden pendukung.

“Data sarana dan prasarana terdampak banjir agar segera dilaporkan dengan melampirkan bukti foto atau video, serta mengisi Google Form yang telah kami sediakan,” ujar Mawardi.

Pendataan tersebut, kata Mawardi, menjadi bagian dari upaya pendampingan dan pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan keluarga besar Kementerian Agama.

Ia juga meminta para pegawai Kankemenag yang terdampak secara langsung agar melaporkan kondisi kerusakan yang dialami untuk dapat ditindaklanjuti lebih lanjut.

Mawardi mendorong para Kepala Seksi, Penyelenggara, dan Pengawas agar aktif mengawal proses pendataan. Batas akhir pengisian data ditetapkan pada 26 Januari 2026 pukul 10.00 WIB.

“Lembaga yang mengalami kerusakan fisik akan kami usulkan untuk mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima, puluhan lembaga keagamaan dan pendidikan dari enam kecamatan di Jakarta Utara—mulai dari KUA, madrasah swasta, MDT, TPQ, pondok pesantren, hingga masjid, musala, dan gereja—terdampak banjir. Sebagian lainnya dilaporkan terdampak pada akses jalan menuju lokasi.

“Musibah adalah ujian dari Allah. Tetap semangat memberikan layanan terbaik bagi umat. Bismillah, kita lalui ujian ini bersama,” pungkas Mawardi. ***

Baca Berita lainnya :  Serap Masukan Daerah, DPR Dorong Kesiapan Pemasyarakatan Hadapi KUHP–KUHAP Baru

No More Posts Available.

No more pages to load.