Presiden Prabowo dan Presiden Lee Sepakat Perluas Kemitraan Komprehensif Indonesia–Korea

oleh
oleh
Presiden Prabowo dan Presiden Lee Sepakat Perluas Kemitraan Komprehensif Indonesia–Korea

Seoul — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung, di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu (1/04). Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi momentum penting dalam memperdalam hubungan kedua negara di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang terus berkembang.

Dalam sambutan pengantarnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan perdananya ke Republik Korea menandai komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan strategis yang telah terbangun selama puluhan tahun.

“Bagi saya, kunjungan kenegaraan pertama ini sangat penting. Saya menganggap Korea sebagai sahabat dekat Indonesia dan saya ingin meningkatkan kerja sama ini,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menyampaikan bahwa hubungan bilateral yang kuat tidak terlepas dari dinamika dan perbedaan pandangan. Namun demikian, keterbukaan dan komunikasi konstruktif menjadi fondasi utama bagi kerja sama jangka panjang kedua negara.

Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Republik Korea memiliki banyak kesamaan sebagai negara di kawasan Pasifik dan negara yang berorientasi pada perdagangan. Menurutnya, kedua negara memiliki potensi besar untuk saling melengkapi dalam sektor-sektor strategis.

“Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi,” tambah Presiden.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi terhadap kemajuan Republik Korea dalam bidang industri, sains, dan teknologi. Ia menilai kekuatan tersebut sangat relevan untuk disinergikan dengan potensi Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah serta pasar besar yang terus berkembang.

Selain itu, kerja sama keamanan dan stabilitas kawasan turut menjadi perhatian utama kedua negara. Presiden Prabowo menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global, hubungan yang erat antara Indonesia dan Republik Korea menjadi semakin penting.

“Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Republik Korea menjadi semakin penting,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan harapan agar kemitraan strategis khusus yang telah dimiliki kedua negara dapat ditingkatkan menjadi kemitraan komprehensif yang mencakup semakin banyak sektor strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Berita lainnya :  Kenang Dedikasi Tokoh Masyarakat, FIKS Berikan Penghargaan Anumerta kepada H. Iye Iman Rohiman

Presiden Prabowo juga mengajak para menteri dari kedua negara untuk segera menindaklanjuti hasil pembahasan dan menggagas langkah-langkah konkret demi memperkuat hubungan di tingkat implementatif.

“Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini,” pungkas Presiden.

Pertemuan bilateral ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Republik Korea, yang diharapkan semakin memperkokoh hubungan Indonesia–Korea di masa depan.

No More Posts Available.

No more pages to load.