RI Negosiasi Langsung ke Perompak Somalia untuk Bebaskan 4 WNI

oleh
oleh

Jakarta – Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya negosiasi langsung dengan kelompok perompak di Somalia untuk membebaskan empat Warga Negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal (ABK) yang masih disandera.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pemerintah telah melakukan komunikasi langsung, termasuk dengan pihak perompak, guna mempercepat proses pembebasan sandera.

“Jadi kita juga sudah melakukan komunikasi, termasuk dengan pembajak itu sendiri,” ujar Sugiono.

Kementerian Luar Negeri juga menjalin koordinasi dengan sejumlah perwakilan RI di luar negeri, termasuk Kedutaan Besar RI di Nairobi, Pakistan, serta Konsulat Jenderal RI di Karachi, untuk mendukung proses penyelamatan.

Empat WNI tersebut merupakan awak kapal MT Honour 25 yang dibajak di perairan Somalia pada 22 April 2026 di sekitar wilayah Hafun. Mereka terdiri dari kapten kapal asal Gowa, 2nd Officer asal Bulukumba, Chief Officer asal Pemalang, dan satu awak kapal asal Bogor.

Pemerintah memastikan upaya diplomasi dan negosiasi masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan para sandera.

Baca Berita lainnya :  PERADI PROFESIONAL Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.