Mendes Dorong Produk Tani Padang Pariaman Tembus Pasar Global

oleh
oleh

PADANG PARIAMAN — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mendorong hasil pertanian desa agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Dorongan tersebut disampaikan saat bertemu dengan para wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dalam pertemuan itu, ia menilai desa memiliki potensi besar untuk menghasilkan komoditas unggulan yang dapat langsung dipasarkan ke luar negeri.

Pada kesempatan tersebut, Jumat (3 April 2026), Yandri Susanto menegaskan bahwa selama ini petani belum memperoleh nilai ekonomi maksimal karena rantai distribusi yang terlalu panjang dan bergantung pada tengkulak.

Melalui program “desa ekspor”, pemerintah mendorong agar produk pertanian dapat dikirim langsung ke negara tujuan tanpa perantara berlapis. Program ini dinilai mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat posisi petani di pasar.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan bantuan pemerintah secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, program pemberdayaan harus benar-benar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. Tanpa pengawalan yang serius, bantuan yang diberikan berisiko tidak memberikan hasil optimal.

Dalam rangkaian kunjungannya, Mendes juga melaksanakan Salat Jumat di Masjid Syekh Burhanuddin serta berziarah ke makam ulama besar penyebar Islam di Minangkabau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat, di antaranya anggota DPR RI Arisal Aziz dan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, serta jajaran pejabat di lingkungan Kemendes PDT.

Pemerintah berharap, upaya ini dapat membuka peluang lebih luas bagi produk desa untuk bersaing di pasar global sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Baca Berita lainnya :  Lebaran di Istana: Para Tokoh Bangsa Bersilaturahmi dalam Gelar Griya Presiden Prabowo

No More Posts Available.

No more pages to load.