Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Blue House, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Republik Korea

oleh
oleh
Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Blue House, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Republik Korea

Seoul — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sambutan upacara kenegaraan saat tiba di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung, pada Rabu (1/04).

Upacara penyambutan berlangsung khidmat di kompleks istana, diawali pengawalan pasukan tradisional Korea yang mengiringi Presiden Prabowo menuju area utama Blue House. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penghormatan di mimbar kehormatan, pemutaran lagu kebangsaan kedua negara, inspeksi pasukan, serta perkenalan delegasi resmi.

Usai seremoni penyambutan, kedua pemimpin negara menggelar sesi foto resmi dan penandatanganan buku tamu kenegaraan sebelum melanjutkan ke pertemuan tête-à-tête. Pembahasan berlangsung hangat dan konstruktif, kemudian dilanjutkan dalam format bilateral bersama delegasi dari kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral, Presiden Prabowo didampingi oleh jajaran menteri dan pejabat tinggi, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, dan sejumlah pejabat lainnya. Sementara dari pihak Republik Korea hadir Wakil PM Koo Yun-cheol, Menlu Cho Hyun, Menteri Perdagangan Kim Jungkwan, serta pejabat tinggi pemerintah Korea Selatan.

Presiden Lee Jae Myung menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo dan menegaskan pentingnya peningkatan kerja sama kedua negara.

“Kunjungan kenegaraan ini sangat bermakna. Kita telah sepakat meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, sebuah status yang tidak Korea berikan kepada negara lain,” ujar Presiden Lee.

Presiden Prabowo dalam pernyataannya menyampaikan penghargaan atas sambutan hangat yang diterimanya.

“Saya merasa sangat terhormat disambut dengan upacara kenegaraan yang begitu indah. Ini merupakan kehormatan besar bagi saya dan seluruh delegasi Indonesia,” kata Presiden Prabowo.

Momentum penting kunjungan ini ditandai dengan pertukaran sepuluh nota kesepahaman yang mencakup sektor ekonomi, energi, teknologi, pertahanan, investasi, dan tata kelola maritim sebagai langkah konkret memperkuat hubungan strategis Indonesia–Korea.

Baca Berita lainnya :  Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Panglima Angkatan Tentera Malaysia, Perkuat Sinergi Pertahanan Regional

Rangkaian kegiatan kenegaraan ditutup dengan jamuan santap siang resmi yang diberikan oleh Presiden Republik Korea sebagai bentuk persahabatan dan penghormatan bagi delegasi Indonesia.

Kunjungan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Republik Korea menuju masa depan yang lebih produktif, inklusif, dan strategis.

No More Posts Available.

No more pages to load.