Tinjau Langsung Lokasi Banjir Bandang dan Longsor di Bandung Barat, Wapres Pastikan Penanganan Cepat

oleh
oleh

Bandung Barat – Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 25 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat, terpadu, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Dalam kunjungannya, Wapres menekankan agar pencarian dan pertolongan korban berjalan maksimal, serta kebutuhan dasar warga terpenuhi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir cepat di tengah masyarakat terdampak bencana, mengutamakan keselamatan warga, dan mempercepat pemulihan wilayah.

Usai meninjau lokasi longsor, Wapres mengunjungi Posko Pengungsian Balai Desa Pasirlangu, yang menampung 230 jiwa, terbagi di aula (90 jiwa) dan GOR (140 jiwa), untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta memberikan dukungan langsung kepada pengungsi.

“Saya mohon maaf atas kejadian ini. Tim sudah turun semua ke lapangan dan kita upayakan semaksimal mungkin untuk pencarian korban,” ujar Wapres.

Wapres juga meminta perhatian prioritas terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas. Selain itu, ia menginstruksikan agar bantuan pemerintah daerah tepat sasaran, termasuk perbaikan rumah-rumah rusak serta relokasi hunian dengan memperhatikan sumber penghidupan warga.

“Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki. Jika perlu relokasi, mohon disosialisasikan dengan baik dan tidak terlalu jauh dari tempat asal warga,” kata Wapres.

Selain itu, Wapres menekankan pentingnya penataan kembali lingkungan dan pengawasan alih fungsi lahan sebagai upaya mitigasi agar bencana serupa tidak terulang.

Sebagai bagian dari penanganan terpadu, Menko PMK Pratikno menegaskan prioritas pemerintah adalah penyelamatan jiwa dan perlindungan pengungsi, dengan operasi SAR 24 jam. Kepala Basarnas Mohammad Syafii menambahkan, lebih dari 250 personel gabungan dikerahkan, didukung sarana udara dan darat. BNPB juga melakukan pemetaan udara dan operasi modifikasi cuaca di wilayah Bandung Raya.

Baca Berita lainnya :  Milad FSPP ke 23 tahun Pesantren Banten Berdaya Menegakkan Nilai, Membangun Peradaban

Banjir bandang disertai tanah longsor pada Sabtu (24/01/2026) dini hari akibat hujan deras menyebabkan 11 korban jiwa, sementara 79 warga lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Turut mendampingi Wapres antara lain Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, dan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

No More Posts Available.

No more pages to load.